Sabtu, 19 Januari 2013

Sumur TBR-A Diblokir Warga

athok
BLOKIR : Warga ring 1 Sumur migas TBR-A memblokir jalan menuju lokasi pemboran milik Pertamina EP

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy-Samian Sasongko

Bojonegoro- Gejolak sosial mewarnai lokasi pengeboran Sumur Tiung Biru (TBR)-A, Blok Gundih di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (13/1/2013). Aksi itu dilakukan oleh sekira 17 kaum perempuan dari warga setempat dengan memblokir jalan akses menuju sumur yang dikelola Pertamina Eksploirasi dan Eksploirasi (EP).
Dalam aksinya, warga manruh batang dan ranting pohon menuju akses sumur migas TBR-A. Akibatnya kegiatan di sumur tersebut terhenti karena kendaraan tidak dapat keluar masuk.
 Salah satu perwakilan unjuk rasa, Karmi, mengatakan, ada beberapa sejumlah tuntutan yang diusung kepada perusahaan plat merah itu. Diantaranya, kompensasi sebesar Rp1 Juta per Kepala Keluarga (KK).
Hanya saja, dia mengaku tidak mengetahui lebih jelas berapa totalnya. Namun tuntutan tersebut gabungan diantara desa sekitar lokasi yang terdiri dari dua RT.
"Kami perwakilan RT 14 dan 15 dari Desa Kalisumber, Tambakrejo, dan Kalimati," ujar dia kepada SuaraBanyuUrip, Senin (14/1/2013) dilokasi unjuk rasa.
Karmi menjelaskan, tuntutan itu didasarkan sebagai kompensasi atas suara bising yang terdengar dari lokasi TBR-A. "Suaranya hampir terdengar setiap waktu, jam berapapun," imbuh salah warga lain.
Selain itu, lanjut dia, tuntutan lain adalah penerangan dan pembangunan jalan.Warga merasa tidak ada perhatian dari perusahaan terhadap lingkungan.
Karmi menegaskan, sebelumnya kompensasi sempat diberikan pada bulan September 2012 lalu sebesar Rp.100 ribu per-KK atas dampak bau. Sementara, memasuki bulan Oktober tahun 2012 warga kembali merasa terganggu dengan adanya flare (suar bakar) disumur tersebut.
"Tuntutan kami terhitung bulan tersebut," pungkasnya.
Terpisah, Humas Pertamina EP, Tiara menyikapi tuntutan tersebut, mengatakan masih perlu dilakukan pembahasan lebih lanjut.(roz/sam)
TERKAIT:
Dibaca : 101x



share this article to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Posted by Athok MN Rozaqy, Published at 11.33 and have 0 komentar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar